Ringkasan
74LVC245A-Q100 adalah octal bus transceiver 8-bit dengan output 3-state yang dirancang untuk aplikasi otomotif. Perangkat ini memiliki pin output enable (OE) dan send/receive (DIR) untuk mengontrol arah data. Level HIGH pada OE menyebabkan output berada dalam kondisi high-impedance (OFF).
3 V dan 5 V. Aksi Schmitt-trigger pada semua input membuat rangkaian toleran terhadap waktu naik dan turun input yang lambat. Perangkat ini juga sepenuhnya ditentukan untuk aplikasi partial power down menggunakan sirkuit IOFF.
Sirkuit IOFF menonaktifkan output, mencegah arus balik yang berpotensi merusak melalui perangkat saat daya dimatikan. Produk ini telah memenuhi standar Automotive Electronics Council (AEC) Q100 (Grade 1) dan cocok untuk aplikasi otomotif. Varian 74LVCH245A-Q100 dilengkapi bus hold pada semua input data, sedangkan varian 74LVC245A-Q100 tidak.
5 V, perangkat ini dapat diantarmuka langsung dengan level TTL. Perangkat tersedia dalam beberapa pilihan paket, termasuk paket DHVQFN dengan Side-Wettable Flanks yang memungkinkan Automatic Optical Inspection (AOI) pada sambungan solder. Kombinasi kontrol arah, output enable, dan toleransi tegangan menjadikannya pilihan untuk aplikasi bus data bidirectional.
Fitur utama
- Kualifikasi produk otomotif sesuai AEC-Q100 (Grade 1)
- Ditentukan dari -40 °C hingga +85 °C dan dari -40 °C hingga +125 °C
- Input/output toleran 5 V untuk antarmuka dengan logika 5 V
- Rentang tegangan suplai lebar dari 1.2 V hingga 3.6 V
- Konsumsi daya rendah CMOS
- Antarmuka langsung dengan level TTL
- Input toleran tegangan lebih hingga 5.5 V
- Bus hold pada semua input data (hanya 74LVCH245A-Q100)
- Sirkuit IOFF menyediakan operasi mode partial power-down
- Sesuai dengan standar JEDEC: JESD8-7A (1.65 V hingga 1.95 V), JESD8-5A (2.3 V hingga 2.7 V), JESD8-C/JESD36 (2.7 V hingga 3.6 V)
- Proteksi ESD: HBM: ANSI/ESDA/JEDEC JS-001 class 2 melebihi 2000 V; CDM: ANSI/ESDA/JEDEC JS-002 class C3 melebihi 1000 V
- Paket DHVQFN dengan Side-Wettable Flanks memungkinkan Automatic Optical Inspection (AOI) pada sambungan solder
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai | 1.2 - 3.6 V | rentang lebarhlm. 1 |
| Tegangan input | 0 - 5.5 V | input voltagehlm. 4 |
| Tegangan output | 0 - VCC V | output HIGH atau LOWhlm. 4 |
| Tegangan output 3-state | 0 - 5.5 V | output 3-statehlm. 4 |
| Suhu ambien | -40 - +125 °C | free airhlm. 4 |
| Laju transisi input | 0 - 20 ns/V | VCC = 1.2 V to 2.7 Vhlm. 4 |
| Laju transisi input | 0 - 10 ns/V | VCC = 2.7 V to 3.6 Vhlm. 4 |
| Tegangan suplai (maksimum absolut) | -0.5 - +6.5 V | limiting valueshlm. 4 |
| Suhu penyimpanan | -65 - +150 °C | storage temperaturehlm. 4 |
| Arus suplai | 0.1 - 40 µA | VI = VCC or GND; IO = 0 A; VCC = 3.6 Vhlm. 5 |
| Arus bocor input | ±0.1 - ±20 µA | VI = 5.5 V or GND; VCC = 3.6 Vhlm. 5 |
| Arus bocor power-off | ±0.1 - ±20 µA | VI or VO = 5.5 V; VCC = 0.0 Vhlm. 5 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout 74LVC245APW,118
SO20, TSSOP20, DHVQFN20 20 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | DIR | direction controlhlm. 3 |
| 2 | A0 | data input/outputhlm. 3 |
| 3 | A1 | data input/outputhlm. 3 |
| 4 | A2 | data input/outputhlm. 3 |
| 5 | A3 | data input/outputhlm. 3 |
| 6 | A4 | data input/outputhlm. 3 |
| 7 | A5 | data input/outputhlm. 3 |
| 8 | A6 | data input/outputhlm. 3 |
| 9 | A7 | data input/outputhlm. 3 |
| 10 | GND | ground (0 V)hlm. 3 |
| 11 | B7 | data input/outputhlm. 3 |
| 12 | B6 | data input/outputhlm. 3 |
| 13 | B5 | data input/outputhlm. 3 |
| 14 | B4 | data input/outputhlm. 3 |
| 15 | B3 | data input/outputhlm. 3 |
| 16 | B2 | data input/outputhlm. 3 |
| 17 | B1 | data input/outputhlm. 3 |
| 18 | B0 | data input/outputhlm. 3 |
| 19 | OE | output enable input (active LOW)hlm. 3 |
| 20 | VCC | supply voltagehlm. 3 |
Catatan desain PCB
- Gunakan pin OE untuk mengontrol output; level HIGH pada OE menyebabkan output high-impedance, memungkinkan berbagi bus.hlm. 1
- Manfaatkan fitur input toleran 5 V untuk interfacing dengan logika 5 V tanpa perlu level shifter tambahan.hlm. 1
- Sirkuit IOFF menonaktifkan output saat perangkat dimatikan, mencegah arus balik yang merusak; cocok untuk aplikasi partial power down.hlm. 1
- Aksi Schmitt-trigger pada input membuat perangkat toleran terhadap sinyal input dengan waktu naik/turun lambat.hlm. 1
- Untuk aplikasi dengan bus yang sering tidak terpakai, pertimbangkan varian 74LVCH245A-Q100 yang memiliki bus hold pada semua input data.hlm. 1
Contoh pemakaian
- Translator pada lingkungan campuran 3.3 V dan 5 V
- Antarmuka antara perangkat logika 3.3 V dan 5 V
- Aplikasi otomotif yang memerlukan kualifikasi AEC-Q100 Grade 1
- Sistem dengan kebutuhan partial power down menggunakan IOFF
- Bus data bidirectional dengan kontrol arah dan output enable
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Nexperia (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.