Ringkasan
ACS37800 adalah IC pemantau daya terisolasi dari Allegro MicroSystems yang menyederhanakan penambahan pemantauan daya pada sistem bertenaga AC atau DC. Perangkat ini menggunakan jalur konduksi tembaga internal yang menghasilkan medan magnet sebanding dengan arus yang diterapkan, dan medan magnet tersebut dideteksi secara diferensial oleh sensor Hall untuk menolak kesalahan dari medan mode umum. Teknologi isolasi galvanik memungkinkan pengukuran arus terisolasi tanpa memerlukan koil Rogowski, transformator arus besar, penguat operasional terisolasi, atau kerugian daya dari resistor shunt.
ACS37800 menyediakan parameter pengukuran daya penting yang dapat diakses melalui antarmuka digital SPI atau I2C. Di dalamnya terdapat ADC presisi tinggi yang mengambil sampel sinyal tegangan dan arus, lalu mesin metrologi menghitung nilai RMS, daya aktif, reaktif, semu, dan faktor daya. Perangkat ini juga dilengkapi pin I/O yang dapat dikonfigurasi untuk deteksi zero crossing, pelaporan undervoltage/overvoltage, dan deteksi kesalahan arus lebih cepat.
Konfigurasi pengguna tersedia melalui EEPROM on-chip. IC ini cocok untuk aplikasi pemantauan daya AC dan DC yang membutuhkan isolasi tinggi, seperti pada sistem yang terhubung ke jaringan listrik. Dengan rentang pengukuran arus hingga 90 A dan bandwidth 1 kHz, ACS37800 dapat digunakan dalam berbagai aplikasi pemantauan daya.
Perangkat dikirim dalam paket SOIC16 wide-body, bebas timbal, dan telah dikalibrasi penuh dari pabrik.
Fitur utama
- Pemantauan daya akurat untuk aplikasi AC dan DC
- Tersertifikasi UL 62368-1 (edisi 2) untuk isolasi diperkuat
- Pengukuran akurat daya aktif, reaktif, dan semu, serta faktor daya
- Pengukuran RMS dan sesaat terpisah untuk kanal tegangan dan arus
- Dua blok rata-rata yang dapat diprogram
- Resistansi konduktor primer rendah untuk kerugian daya rendah dan kemampuan menahan arus masuk tinggi
- Kompatibel dengan GND mengambang dan tidak mengambang
- Pin zero crossing tegangan atau arus khusus
- Pin kesalahan arus lebih cepat yang dapat diprogram pengguna (5 µs tip.)
- Ambang RMS undervoltage dan overvoltage yang dapat diprogram pengguna
- Bandwidth 1 kHz
- Rentang pengukuran arus hingga 90 A
- Opsi antarmuka digital I2C atau SPI
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai (varian 5 V) | 4.5 - 5.5 V | VCC = 5 V tip.hlm. 7 |
| Tegangan suplai (varian 3.3 V) | 2.97 - 3.63 V | VCC = 3.3 V tip.hlm. 7 |
| Arus suplai | 12 mA | VCC(min) ≤ VCC ≤ VCC(max), tanpa beban pada pin outputhlm. 7 |
| Waktu power-on | 90 µs | tip.hlm. 7 |
| Rentang input diferensial tegangan | -250 - 250 mV | ΔVIN = VINP – VINN(GND)hlm. 7 |
| Bandwidth internal | 1 kHz | kanal tegangan dan arushlm. 7 |
| Frekuensi sampel ADC | 32 kHz | kanal tegangan dan arushlm. 7 |
| Resolusi ADC | 16 bit | kanal tegangan dan arushlm. 7 |
| Waktu respons kesalahan arus lebih | 5 µs | tip., langkah arus dari 0 ke 1.2 × IFAULT; 10 kΩ dan 100 pF dari DIO_1 ke ground; FLTDLY = 0hlm. 8 |
| Bandwidth internal jalur arus lebih | 200 kHz | tip.hlm. 8 |
| Suhu ambient operasi | -40 - 125 °C | rentang Khlm. 3 |
| Suhu junction maksimum | 165 °C | TJ(max)hlm. 3 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout ACS37800KMACTR-030B3-I2C
MA/MC 10 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1, 2, 3, 4 | IP+ | Terminal untuk arus yang diukur; terhubung internalhlm. 5 |
| 5, 6, 7, 8 | IP- | Terminal untuk arus yang diukur; terhubung internalhlm. 5 |
| 9 | DIO_1 / CS | Digital I/O 1 (I2C) atau Chip Select (SPI)hlm. 5 |
| 10 | DIO_0 / MOSI | Digital I/O 0 (I2C) atau MOSI (SPI)hlm. 5 |
| 11 | SCL / SCLK | SCL (I2C) atau SCLK (SPI)hlm. 5 |
| 12 | SDA / MISO | SDA (I2C) atau MISO (SPI)hlm. 5 |
| 13 | VCC | Terminal suplai daya perangkathlm. 5 |
| 14 | GND | Terminal ground perangkathlm. 5 |
| 15 | VINN | Input tegangan negatif (selalu hubungkan ke GND)hlm. 5 |
| 16 | VINP | Input tegangan positifhlm. 5 |
Catatan desain PCB
- Gunakan kapasitor bypass 0.1 µF antara VCC dan GND untuk stabilitas suplai.hlm. 7
- Untuk aplikasi AC, atur BYPASS_N_EN = 0 (default) agar perangkat menghitung N secara dinamis berdasarkan zero crossing tegangan.hlm. 24
- Saat merancang pembagi resistor untuk pengukuran tegangan AC, pastikan nilai RSENSE sesuai agar input tegangan tidak melebihi rentang maksimum yang dapat menyebabkan saturasi dan error pada perhitungan RMS.hlm. 25
Kemasan
Contoh pemakaian
- Pemantauan daya AC
- Pemantauan daya DC
- Sistem yang membutuhkan isolasi tinggi
- Pengukuran arus terisolasi pengganti koil Rogowski, transformator arus, atau resistor shunt
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Allegro MicroSystems (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 21 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.