Digital Isolators · Analog Devices

ADM2483BRWZ

Ringkasan datasheet ADM2483BRWZ dalam bahasa Indonesia: fitur, spesifikasi utama, pinout, dan catatan desain yang perlu diperhatikan saat membuat PCB.

Ringkasan

ADM2483 adalah transceiver RS-485 terisolasi galvanis dari Analog Devices yang menggunakan teknologi iCoupler. Komponen ini menggabungkan isolator 3 kanal, driver diferensial tiga-state, dan receiver diferensial dalam satu paket. Sisi logika dapat diberi suplai 5 V atau 3 V, sedangkan sisi bus hanya 5 V.

Isolasi galvanis memisahkan sisi logika dan sisi bus, sehingga perbedaan potensial tanah tidak merusak perangkat. Driver memiliki output slew-rate limited yang membatasi laju data hingga 500 kbps, sehingga mengurangi refleksi pada saluran transmisi yang tidak terterminasi dengan baik. Receiver memiliki fitur true fail-safe yang menjamin output logika tinggi saat input terbuka atau terhubung singkat.

Impedansi input 96 kΩ memungkinkan hingga 256 transceiver terhubung pada bus yang sama. Driver dan receiver juga dilengkapi fitur enable aktif. Perlindungan tambahan meliputi current limiting dan thermal shutdown untuk mencegah kerusakan akibat hubung singkat output atau kontensi bus.

Perangkat ini cocok untuk aplikasi jaringan RS-485/RS-422 daya rendah, antarmuka terisolasi, jaringan kontrol gedung, dan sistem transmisi data multipoint.

Fitur utama

  • Transceiver RS-485 dengan isolasi data elektrik
  • Mematuhi standar ANSI TIA/EIA RS-485-A dan ISO 8482: 1987(E)
  • Laju data hingga 500 kbps
  • Output driver dengan slew rate terbatas
  • Operasi daya rendah: maksimum 2,5 mA
  • Dapat menggunakan suplai 5 V atau 3 V pada sisi logika (VDD1)
  • Imunitas transien common-mode tinggi: >25 kV/μs
  • Receiver input true fail-safe
  • Dukungan hingga 256 node pada bus
  • Perlindungan thermal shutdown

Spesifikasi utama

ParameterNilaiKondisi
Tegangan suplai sisi logika (VDD1)2.7 - 5.5 VVDD1hlm. 3
Tegangan suplai sisi bus (VDD2)4.75 - 5.25 VVDD2hlm. 3
Laju data maksimum500 kbpshlm. 4
Arus suplai sisi logika2.5 mAVDD1 = 4.5 V hingga 5.5 V, output tanpa beban, RE = 0 Vhlm. 3
Arus suplai sisi bus2.0 mAoutput tanpa beban, DE = 5 Vhlm. 3
Imunitas transien common-mode25 kV/μsTxD = VDD1 atau 0 V, VCM = 1 kV, magnitudo transien = 800 Vhlm. 3
Tegangan isolasi (UL)2500 V rmsselama 1 menit per UL 1577hlm. 1
Tegangan isolasi (VDE)560 V peakreinforcedhlm. 1
Tegangan isolasi DC (VDE)1500 V dcbasichlm. 1
Rentang suhu operasi-40 hingga +85 °Chlm. 1
Resistansi input receiver (A, B)96 - 150 kΩ-7 V ≤ VCM ≤ +12 Vhlm. 3
Jumlah node maksimum pada bus256 nodehlm. 1

Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.

Pinout ADM2483BRWZ

RW-16 16 pin
PinNamaFungsi
1VDD1Power Supply (Logic Side).hlm. 8
2GND1Ground (Logic Side).hlm. 8
3RxDReceiver Output Data. When enabled, if (A − B) ≥ −30 mV, then RxD = high. If (A − B) ≤ −200 mV, then RxD = low. This is a tristate output when the receiver is disabled, that is, when RE is driven high.hlm. 8
4REReceiver Enable Input. This is an active-low input. Driving this input low enables the receiver, and driving it high disables the receiver.hlm. 8
5DEDriver Enable Input. Driving the input high enables the driver, and driving it low disables the driver.hlm. 8
6TxDTransmit Data Input. Data to be transmitted by the driver is applied to this input.hlm. 8
7PVPower_Valid. Used during power-up and power-down. See the Applications Information section.hlm. 8
8GND1Ground (Logic Side).hlm. 8
9GND2Ground (Bus Side).hlm. 8
10NCNo Connect.hlm. 8
11NCNo Connect.hlm. 8
12ANoninverting Driver Output/Receiver Input. When the driver is disabled, or when VDD1 or VDD2 is powered down, Pin A is put into a high impedance state to avoid overloading the bus.hlm. 8
13BInverting Driver Output/Receiver Input. When the driver is disabled, or when VDD1 or VDD2 is powered down, Pin B is put into a high impedance state to avoid overloading the bus.hlm. 8
14NCNo Connect.hlm. 8
15GND2Ground (Bus Side).hlm. 8
16VDD2Power Supply (Bus Side).hlm. 8

Catatan desain PCB

  • Gunakan pin PV untuk mencegah chatter pada output A dan B saat power-up/power-down VDD1 lambat (>100 μs/V). Drive PV rendah hingga VDD1 melebihi 2.0 V, lalu drive tinggi. Saat power-down, drive PV rendah sebelum VDD1 turun ke 2.0 V.hlm. 17
  • Sisi bus (VDD2) memerlukan suplai terisolasi 5 V yang mampu menyediakan arus hingga 100 mA. Jika tidak ada suplai terintegrasi, rangkaian diskrit dengan transformator center-tapped dapat digunakan.hlm. 17
  • Fitur true fail-safe memastikan output receiver tinggi saat input terbuka atau terhubung singkat, sehingga tidak perlu resistor bias eksternal pada pin A dan B.hlm. 15

Contoh pemakaian

  • Jaringan RS-485/RS-422 daya rendah
  • Antarmuka terisolasi
  • Jaringan kontrol gedung
  • Sistem transmisi data multipoint

Sumber data

Disusun dari datasheet resmi Analog Devices (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 21 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.

Dari datasheet ke board jadi

Rangkaianmu pakai ADM2483BRWZ? Biar Sirkuitku yang bikinkan PCB-nya.

Kirim skematik, daftar komponen, atau sekadar ide rangkaiannya. Kami kerjakan desain, cetak, dan assembly di workshop yang sama, dan kesalahan footprint dari pihak kami diperbaiki gratis.