Ringkasan
500 V yang dibangun dengan teknologi band gap. Keduanya dirancang untuk memberikan akurasi awal yang tinggi, stabilitas jangka panjang, dan konsumsi daya yang rendah dalam paket SOT-23 3-pin yang sangat kecil. Rangkaian band gap internal memakai pasangan PNP yang berjalan pada kerapatan arus tidak sama, lalu teknik koreksi kurvatur drift suhu yang dipatenkan dipakai untuk meminimalkan ketidaklinieran perubahan tegangan terhadap suhu.
Trimming laser presisi dan teknik rangkaian terpaten lainnya dipakai untuk meningkatkan performa drift. Perangkat ini bersifat micropower dan low dropout, sehingga mampu menyediakan tegangan output stabil dari suplai yang hanya sedikit di atas tegangan output. Keduanya dispesifikasikan pada rentang suhu industri dan tersedia dalam paket SOT-23 3-lead.
Karena konsumsi daya rendah dan rentang operasinya lebar, komponen ini cocok dipakai pada aplikasi yang digerakkan baterai. Referensi ini banyak dipakai untuk instrumentasi portabel, sistem akuisisi data, kontrol proses industri, dan aplikasi otomotif yang membutuhkan sumber tegangan acuan yang stabil.
Fitur utama
- Akurasi awal maksimum ±5 mV untuk ADR380 dan ±6 mV untuk ADR381
- Koefisien suhu rendah: 25 ppm/°C maksimum
- Regulasi beban 70 ppm/mA
- Regulasi saluran 25 ppm/V
- Rentang operasi lebar: 2.4 V hingga 18 V (ADR380), 2.8 V hingga 18 V (ADR381)
- Konsumsi daya rendah: arus diam maksimum 120 μA
- Arus output tinggi: 5 mA
- Rentang suhu industri: −40°C hingga +85°C
- Paket SOT-23 3-pin dengan pinout standar
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan Output | 2.500 V | ADR381, VIN = 5.0 V, TA = 25°Chlm. 4 |
| Akurasi Awal | ±6 mV | ADR381hlm. 4 |
| Koefisien Suhu | 25 ppm/°C | maksimum, −40°C < TA < +85°Chlm. 4 |
| Minimum Supply Voltage Headroom | 300 mV | ILOAD ≤ 2 mA (ADR381)hlm. 4 |
| Regulasi Saluran | 25 ppm/V | VIN = 2.8 V to 15 V, −40°C < TA < +85°Chlm. 4 |
| Regulasi Beban | 70 ppm/mA | VIN = 3.5 V, ILOAD = 0 mA to 5 mA, −40°C < TA < +85°Chlm. 4 |
| Arus Diam | 120 μA | maksimum, no loadhlm. 4 |
| Tegangan Noise | 5 μV p-p | 0.1 Hz to 10 Hzhlm. 4 |
| Waktu Settling Turn-On | 20 μs | typicalhlm. 4 |
| Stabilitas Jangka Panjang | 50 ppm | 1000 jamhlm. 4 |
| Histeresis Tegangan Output | 75 ppm | typicalhlm. 4 |
| Ripple Rejection Ratio | 85 dB | fIN = 60 Hzhlm. 4 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout ADR381ARTZ-REEL7
3-Lead SOT-23 3 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | VIN | Input supply voltagehlm. 1 |
| 2 | VOUT | Output reference voltagehlm. 1 |
| 3 | GND | Groundhlm. 1 |
Catatan desain PCB
- Tidak diperlukan kapasitor input, tetapi menambahkan kapasitor pada input dapat memperbaiki respons transien jika arus beban tiba-tiba meningkat.hlm. 11
- Tidak perlu kapasitor output untuk stabilitas; namun kapasitor output tipikal 0.1 μF dapat menghilangkan noise tegangan sangat rendah dan meningkatkan respons transien, dengan konsekuensi memperlama waktu turn-on.hlm. 11
- Saat menggunakan dua referensi yang ditumpuk (stacking), pastikan jalur arus bias dari referensi atas ke referensi bawah; jika beban minimum referensi bawah tidak terdefinisi, gunakan resistor R1 yang mengalirkan arus sekitar 600 μA.hlm. 12
- Untuk sumber arus presisi dengan beban terhubung ke ground, rangkaian floating current source dapat digunakan; presisi terjaga untuk arus beban dari arus suplai referensi (biasanya 90 μA) hingga sekitar 5 mA.hlm. 12
Contoh pemakaian
- Battery-powered instrumentation
- Portable medical instruments
- Data acquisition systems
- Industrial process control systems
- Hard disk drives
- Automotive
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Analog Devices (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.