Ringkasan
TS555 adalah timer CMOS tunggal berdaya rendah yang kompatibel pin-to-pin dengan NE555 bipolar. Perangkat ini memakai teknologi CMOS sehingga konsumsi arusnya sangat kecil, yaitu sekitar 110 µA pada VCC = 5 V, sedangkan NE555 bipolar mencapai 3 mA. Frekuensi astable maksimumnya juga jauh lebih tinggi, mencapai 2,7 MHz dibanding 0,1 MHz pada NE555.
Timing tetap akurat baik dalam mode monostable maupun astable. TS555 mengurangi lonjakan arus suplai saat transisi output, sehingga kapasitor decoupling yang dibutuhkan lebih kecil dibanding yang diperlukan NE555 bipolar. Impedansi inputnya tinggi, yaitu 10^12 Ω, sehingga kapasitor timing dapat diminimalkan.
Outputnya kompatibel dengan TTL, CMOS, dan logic MOS. Rentang tegangan suplainya lebar, dari +2 V hingga +16 V. Perangkat ini tersedia dalam paket SO8 dan ditujukan untuk aplikasi pewaktu presisi rendah daya, seperti pewaktu monostable, osilator astable, generator pulsa, rangkaian delay, dan pembagi frekuensi.
Fitur utama
- Konsumsi daya sangat rendah: 110 µA tipikal pada VCC = 5 V
- Frekuensi astable maksimum tinggi: 2,7 MHz
- Kompatibel pin-to-pin dengan NE555 bipolar
- Rentang tegangan lebar: +2 V hingga +16 V
- Lonjakan arus suplai berkurang saat transisi output
- Impedansi input tinggi: 10^12 Ω
- Output kompatibel dengan TTL, CMOS, dan logic MOS
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai | 2 hingga 16 V | Kondisi operasihlm. 3 |
| Arus suplai tipikal | 110 µA | VCC = 5 V, tanpa bebanhlm. 1 |
| Arus suplai tipikal | 90 µA | VCC = 3 V, tanpa bebanhlm. 1 |
| Impedansi input | 10^12 Ω | Tipikalhlm. 1 |
| Arus output maksimum | ±100 mA | Absolute maximum ratingshlm. 3 |
| Suhu operasi | -40 hingga +125 °C | Operating free air temperature rangehlm. 3 |
| Suhu junction maksimum | +150 °C | Absolute maximum ratingshlm. 3 |
| Waktu naik output | 25 ns | CL = 10 pFhlm. 10 |
| Waktu turun output | 20 ns | CL = 10 pFhlm. 10 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout NE555N
SO8 8 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | GND | Groundhlm. 1 |
| 2 | Trigger | Input triggerhlm. 1 |
| 3 | Output | Output timerhlm. 1 |
| 4 | Reset | Reset (active low)hlm. 1 |
| 5 | Control Voltage | Tegangan kontrolhlm. 1 |
| 6 | Threshold | Input thresholdhlm. 1 |
| 7 | Discharge | Dischargehlm. 1 |
| 8 | VCC | Suplai tegangan positifhlm. 1 |
Catatan desain PCB
- Gunakan kapasitor decoupling yang lebih kecil dibanding NE555 karena TS555 mengurangi lonjakan arus suplai saat transisi output.hlm. 1
- Manfaatkan impedansi input yang tinggi untuk meminimalkan nilai kapasitor timing.hlm. 1
- Konsumsi arus suplai TS555 jauh lebih rendah dibanding NE555 bipolar pada tegangan suplai yang sama.hlm. 1
Kemasan
Contoh pemakaian
- Pewaktu monostable
- Osilator astable
- Generator pulsa
- Rangkaian delay
- Pembagi frekuensi
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi STMicroelectronics (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 20 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.