Ringkasan
768 kHz yang telah disesuaikan frekuensinya bersama DTCXO (Digital Temperature Compensated Crystal Oscillator). 5 V. Dengan adanya DTCXO, stabilitas frekuensi tetap terjaga meskipun suhu lingkungan berubah, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan ketepatan waktu jangka panjang.
Komponen ini dilengkapi fungsi auto power switch yang memantau tegangan VDD dan secara otomatis beralih ke suplai cadangan (baterai atau EDLC) ketika VDD turun di bawah ambang tertentu. 8 hari. Fitur alarm juga memungkinkan pemrograman dari hari hingga menit, dan sensor suhu internal dapat dibaca melalui antarmuka I2C.
RX8900CE umumnya digunakan sebagai pencatat waktu presisi pada perangkat elektronik seperti meteran, peralatan industri, sistem keamanan, dan perangkat portabel yang memerlukan cadangan daya. Kemampuan auto repeat wakeup timer membuatnya berfungsi seperti watchdog timer. 0 mm, serta varian RX8900SA dalam paket SOP-14.
Fitur utama
- Built-in frequency adjusted 32.768 kHz crystal unit dan DTCXO
- Antarmuka I2C-Bus Fast-Mode 400 kHz
- Rentang tegangan antarmuka 2.5 V hingga 5.5 V
- Fungsi auto power switching dengan pemantauan tegangan VDD
- Output clock yang dapat dipilih: 32.768 kHz, 1024 Hz, 1 Hz
- Wakeup timer dengan rentang 244 µs hingga 2.8 hari dan auto repeat
- Alarm yang dapat diprogram dari hari hingga menit
- Sensor suhu internal dengan pembacaan data melalui I2C
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan operasi | 2.5 - 5.5 V | VDDhlm. 1 |
| Tegangan kompensasi suhu | 2.0 - 5.5 V | VTEMhlm. 1 |
| Tegangan suplai clock | 1.6 - 5.5 V | VCLKhlm. 1 |
| Tegangan deteksi VDD | 2.3 - 2.5 V | VDET3hlm. 1 |
| Suhu operasi | -40 - +85 °C | Tahlm. 1 |
| Stabilitas frekuensi (UA) | ±3.4 x 10-6 | Ta = -40 °C to +85 °Chlm. 1 |
| Konsumsi arus (1) | 0.72 (typ) - 1.5 (max) µA | VDD = 5 V, fSCL = 0 Hz, /INT = VDD, FOE = GND, VDD = VBAT, FOUT: OFF, Temp. Compensation interval 2.0 shlm. 1 |
| Konsumsi arus (2) | 0.70 (typ) - 1.4 (max) µA | VDD = 3 Vhlm. 1 |
| Tegangan switching suplai cadangan | 1.9 (min) V | hlm. 1 |
| Frekuensi antarmuka I2C | 400 kHz | Fast-Modehlm. 1 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout RX8900CE:UB3
RX8900SA 14 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | T1 | Test pin in the factory (Do not connect externally)hlm. 1 |
| 2 | SCL | Serial clock input pinhlm. 1 |
| 3 | FOUT | Frequency output pin (CMOS) (frequency selection: 32.768 kHz, 1024 Hz, 1 Hz)hlm. 1 |
| 4 | N.C. | No connectionhlm. 1 |
| 5 | VBAT | Power supply pin for backup battery. Connect an EDLC, a secondary battery, a primary battery. In the backup voltage range, supplied to IC, from this pinhlm. 1 |
| 6 | VDD | Power-supply pinhlm. 1 |
| 7 | FOE | The FOUT output control pinhlm. 1 |
| 8 | N.C. | No connectionhlm. 1 |
| 9 | N.C. | No connectionhlm. 1 |
| 10 | /INT | Interrupt output (N-ch. open drain)hlm. 1 |
| 11 | GND | Ground pinhlm. 1 |
| 12 | T2 | Test pin in the factory (Do not connect externally)hlm. 1 |
| 13 | SDA | Serial data input and output pinhlm. 1 |
| 14 | N.C. | No connectionhlm. 1 |
Catatan desain PCB
- Saat menggunakan fungsi auto power switch, pastikan tegangan suplai cadangan (VBAT) di atas 1.9 V agar peralihan ke backup berjalan andal.hlm. 1
- Untuk menghemat arus, matikan output FOUT (set FOE = GND) dan biarkan pin /INT dalam kondisi tidak aktif saat tidak diperlukan; konsumsi arus tipikal hanya 0.72 µA pada VDD = 5 V.hlm. 1
- Jangan menghubungkan pin T1 dan T2 ke sirkuit eksternal karena pin tersebut hanya untuk pengujian di pabrik.hlm. 1
- Pilih varian UA jika membutuhkan stabilitas tertinggi (±3.4 x 10-6) pada rentang suhu -40 °C hingga +85 °C.hlm. 1
- Gunakan antarmuka I2C Fast-Mode 400 kHz untuk komunikasi yang lebih cepat dengan mikrokontroler.hlm. 1
Kemasan
Contoh pemakaian
- Pencatat waktu presisi pada peralatan elektronik umum
- Sistem yang membutuhkan cadangan daya untuk RTC, seperti meteran atau perangkat portabel
- Aplikasi dengan kebutuhan watchdog timer menggunakan wakeup timer auto repeat
- Peralatan yang memerlukan alarm terjadwal, misalnya sistem keamanan atau pengingat
- Perangkat yang membutuhkan output clock terpilih (32.768 kHz, 1024 Hz, 1 Hz) untuk komponen lain
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Epson Timing (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 21 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.