SN65HVD231DR memakai datasheet yang sama dengan SN65HVD230DR, jadi isinya sama. Bedanya biasanya ada di kemasan, rentang suhu, atau cara pengemasan dari pabrik. Pastikan kode lengkapnya cocok dengan footprint di PCB-mu.
Ringkasan
3 V yang kompatibel dengan standar ISO 11898-2 untuk aplikasi kecepatan tinggi. Perangkat ini menghubungkan pengontrol CAN protokol host yang bersifat single-ended dengan bus CAN diferensial, dan dirancang untuk laju data hingga 1 Mbps. Transceiver ini memiliki perlindungan ESD pada pin bus, perlindungan hubung singkat, dan perlindungan thermal shutdown.
Fitur open-circuit fail-safe memastikan output receiver bernilai logika tinggi saat bus terbuka. Mode operasi diatur melalui pin RS. Pada mode high-speed, driver beralih secepat mungkin tanpa batasan slope.
Pada mode slope control, resistor eksternal antara pin RS dan ground mengatur waktu naik dan turun sinyal untuk menekan emisi elektromagnetik. Pada mode low-power standby, driver dimatikan dan receiver tetap aktif memantau aktivitas bus, sehingga pengontrol dapat mengembalikan transceiver ke mode normal saat diperlukan. Perangkat ini cocok untuk aplikasi industri, otomasi bangunan, dan sistem tertanam yang membutuhkan komunikasi CAN yang andal.
Transceiver ini juga menyediakan pin referensi VCC/2 yang dapat dihubungkan ke titik common mode dari split termination untuk menstabilkan tegangan common mode bus. Desain fail-safe dan perlindungan terhadap kondisi bus yang tidak normal membuatnya sesuai untuk lingkungan yang keras.
Fitur utama
- Beroperasi dengan suplai tunggal 3.3 V
- Kompatibel dengan standar ISO 11898-2
- Pengganti hemat daya untuk PCA82C250
- Perlindungan ESD pin bus melebihi ±16 kV HBM
- Impedansi input tinggi memungkinkan hingga 120 node pada bus
- Waktu transisi driver dapat disesuaikan untuk kinerja emisi yang lebih baik
- Mode standby arus rendah (370 µA tipikal) pada SN65HVD230
- Dirancang untuk laju data hingga 1 Mbps
- Perlindungan thermal shutdown
- Desain fail-safe sirkuit terbuka
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai | 3 - 3.6 V | Rentang operasi yang direkomendasikanhlm. 6 |
| Tegangan bus common mode | -2 - 7 V | Rentang operasi yang direkomendasikanhlm. 6 |
| Tegangan input diferensial | -6 - 6 V | Rentang operasi yang direkomendasikanhlm. 6 |
| Tegangan input level tinggi | 2 V | Minimum untuk pin D dan Rhlm. 6 |
| Tegangan input level rendah | 0.8 V | Maksimum untuk pin D dan Rhlm. 6 |
| Arus suplai mode standby | 370 µA | SN65HVD230, V(Rs) = VCC, tipikalhlm. 7 |
| Arus suplai mode sleep | 0.04 µA | SN65HVD231, V(Rs) = VCC, D = VCC, tipikalhlm. 7 |
| Tegangan output diferensial dominan | 1.5 - 3 V | VI = 0 V, lihat Figure 18hlm. 7 |
| Suhu operasi | -40 - 85 °C | Suhu lingkungan bebashlm. 6 |
| Perlindungan ESD pin bus | ±16000 V | Human Body Model (HBM) untuk CANH, CANL, dan GNDhlm. 6 |
| Laju data maksimum | 1 Mbps | Dirancang untuk laju data hingga 1 Mbpshlm. 1 |
| Resistansi slope control | 0 - 100 kΩ | Rentang resistansi untuk pin RShlm. 6 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout SN65HVD231DR
SN65HVD230D, SN65HVD231D 8 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | D | Input data transmisi CAN (LOW untuk dominan, HIGH untuk resesif), juga disebut TXDhlm. 5 |
| 2 | GND | Koneksi groundhlm. 5 |
| 3 | VCC | Suplai tegangan 3.3 V untuk transceiverhlm. 5 |
| 4 | R | Output data penerimaan CAN (LOW untuk dominan, HIGH untuk resesif), juga disebut RXDhlm. 5 |
| 5 | Vref | Output referensi VCC/2 (untuk SN65HVD230 dan SN65HVD231)hlm. 5 |
| 6 | CANL | Saluran bus CAN level rendahhlm. 5 |
| 7 | CANH | Saluran bus CAN level tinggihlm. 5 |
| 8 | RS | Pin pemilih mode: pull down kuat ke GND = mode high-speed, pull up kuat ke VCC = mode low-power, pull down 10kΩ hingga 100kΩ ke GND = mode slope controlhlm. 5 |
SN65HVD232D 8 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | D | Input data transmisi CAN (LOW untuk dominan, HIGH untuk resesif), juga disebut TXDhlm. 5 |
| 2 | GND | Koneksi groundhlm. 5 |
| 3 | VCC | Suplai tegangan 3.3 V untuk transceiverhlm. 5 |
| 4 | R | Output data penerimaan CAN (LOW untuk dominan, HIGH untuk resesif), juga disebut RXDhlm. 5 |
| 5 | NC | No Connect (tidak terhubung)hlm. 5 |
| 6 | CANL | Saluran bus CAN level rendahhlm. 5 |
| 7 | CANH | Saluran bus CAN level tinggihlm. 5 |
| 8 | NC | No Connect (tidak terhubung)hlm. 5 |
Catatan desain PCB
- Untuk mode high-speed, hubungkan pin RS ke ground. Ini memungkinkan transistor output driver beralih secepat mungkin tanpa batasan slope naik/turun.hlm. 4
- Untuk mengurangi emisi elektromagnetik, gunakan mode slope control dengan resistor antara pin RS dan ground. Nilai resistor 10 kΩ menghasilkan slew rate ~15 V/µs, sedangkan 100 kΩ menghasilkan ~2 V/µs.hlm. 4
- Jika pin Vref tidak digunakan, biarkan mengambang (floating). Pin ini menyediakan referensi VCC/2 dan dapat dihubungkan ke titik common mode dari split termination untuk menstabilkan tegangan common mode bus.hlm. 20
- Saat terjadi thermal shutdown, driver dinonaktifkan dan pin bus menjadi impedansi tinggi, tetapi jalur receiver ke pin R tetap beroperasi. Setelah suhu junction turun di bawah ambang, driver akan aktif kembali secara normal.hlm. 20
Kemasan
Contoh pemakaian
- Otomasi industri, kontrol, sensor, dan sistem penggerak
- Kontrol motor dan robotik
- Kontrol bangunan dan iklim (HVAC)
- Kontrol dan status telekomunikasi dan base station
- Standar bus CAN seperti CANopen, DeviceNet, dan CAN Kingdom
Varian SN65HVD230 lainnya
Satu datasheet, beda kode pemesanan. Akhiran kode biasanya menandai kemasan atau cara pengemasan dari pabrik.
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Texas Instruments (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 21 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.