Ringkasan
STS21 adalah sensor suhu digital dari Sensirion yang dibangun di atas chip CMOSens® generasi 4C. Di dalam chip tersebut terdapat sensor suhu band gap, amplifier, konverter A/D, memori OTP, dan unit pemrosesan digital yang bekerja bersama untuk menghasilkan pembacaan suhu yang sudah terkalibrasi dan terlinearisasi. 1 mm yang dapat disolder ulang, sehingga cocok untuk perakitan PCB modern yang padat.
Setiap sensor dikalibrasi dan diuji secara individual, lalu diberi kode identifikasi elektronik yang tersimpan di chip dan dapat dibaca melalui perintah. Komunikasi dengan mikrokontroler dilakukan lewat antarmuka digital I2C dua kabel, sehingga pembacaan suhu dikirim dalam bentuk digital tanpa perlu rangkaian pengondisian sinyal tambahan. Resolusi pengukuran dapat diubah melalui perintah dari 11 bit hingga 14 bit, dan tersedia fitur deteksi baterai lemah serta checksum CRC yang membantu menjaga keandalan komunikasi.
Karena konsumsi daya yang rendah dan stabilitas jangka panjang yang baik, STS21 ditujukan untuk aplikasi yang menuntut akurasi suhu tinggi. Sensor ini tidak peka terhadap cahaya, namun paparan sinar matahari langsung atau radiasi UV kuat dalam waktu lama dapat membuat sensor menua. Perhatian pada tata letak PCB, decoupling suplai, dan jalur sinyal yang baik akan membantu mempertahankan performa sensor dalam pemakaian sehari-hari.
Fitur utama
- Sepenuhnya terkalibrasi
- Antarmuka digital I2C
- Konsumsi daya rendah
- Stabilitas jangka panjang sangat baik
- Paket DFN yang dapat disolder ulang
- Resolusi dapat diatur 11 hingga 14 bit
- Deteksi baterai lemah
- Checksum CRC-8 untuk deteksi error
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai | 2.1 - 3.6 V | VDDhlm. 2 |
| Arus suplai mode tidur | 0.15 - 0.4 µA | sleep modehlm. 2 |
| Arus suplai mode ukur | 200 - 330 µA | measuringhlm. 2 |
| Akurasi suhu | ±0.2 °C | typicalhlm. 2 |
| Resolusi suhu | 0.01 °C | 14 bithlm. 2 |
| Rentang operasi | -40 hingga 125 °C | extendedhlm. 2 |
| Waktu respons | 5 - 30 s | 63%hlm. 2 |
| Drift jangka panjang | <0.04 °C/tahun | hlm. 2 |
| Disipasi daya mode tidur | 0.5 - 1.2 µW | sleep modehlm. 2 |
| Disipasi daya mode ukur | 0.6 - 1.0 mW | measuringhlm. 2 |
| Tegangan output rendah | 0 - 0.4 V | VDD = 3.0 V, -4 mA < IOL < 0mAhlm. 5 |
| Tegangan input tinggi | 70% VDD - VDD V | hlm. 5 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout STS21
Semua kemasan 5 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | SDA | Serial Data, bidirectionalhlm. 4 |
| 2 | VSS | Groundhlm. 4 |
| 5 | VDD | Supply Voltagehlm. 4 |
| 6 | SCL | Serial Clock, bidirectionalhlm. 4 |
| 3,4 | NC | Not Connectedhlm. 4 |
Catatan desain PCB
- Decouple pin VDD dan VSS dengan kapasitor 100nF yang ditempatkan sedekat mungkin dengan sensor.hlm. 4
- Gunakan resistor pull-up eksternal, misalnya 10kΩ, pada jalur SDA dan SCL.hlm. 5
- Untuk menghindari self-heating, jangan aktifkan sensor lebih dari 10% waktu, misalnya maksimal dua pengukuran per detik pada resolusi 14 bit.hlm. 4
- Hindari menyalurkan sinyal SCL dan SDA secara paralel dan berdekatan lebih dari 10cm untuk mencegah crosstalk.hlm. 4
- Saat menyolder manual, batasi waktu kontak hingga 5 detik pada suhu maksimum 350°C.hlm. 4
Contoh pemakaian
- Aplikasi dengan tuntutan akurasi suhu tinggi
- Perangkat hemat energi
- Sistem yang membutuhkan antarmuka I2C
- Aplikasi yang memerlukan stabilitas jangka panjang
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Sensirion (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.