Ringkasan
ATmega8A adalah mikrokontroler 8-bit CMOS berdaya rendah dari Microchip yang dibangun di atas arsitektur AVR RISC. Instruksi dieksekusi dalam satu siklus clock sehingga throughput mendekati 1 MIPS per MHz, dan perancang sistem dapat menyeimbangkan konsumsi daya dengan kecepatan pemrosesan sesuai kebutuhan. Inti AVR menggabungkan set instruksi yang kaya dengan 32 register kerja serba guna yang terhubung langsung ke ALU, sehingga dua register independen dapat diakses dalam satu instruksi yang dieksekusi dalam satu siklus clock.
Perangkat ini menyediakan memori Flash 8KB yang dapat diprogram ulang dalam sistem dengan kemampuan Read-While-Write, EEPROM 512 byte, dan SRAM internal 1KB. Di sisi peripheral tersedia tiga Timer/Counter fleksibel dengan mode pembanding, interrupt internal dan eksternal, USART serial yang dapat diprogram, antarmuka serial dua kawat berorientasi byte, ADC 10-bit dengan enam kanal pada paket PDIP dan delapan kanal pada paket TQFP serta VQFN, Watchdog Timer dengan osilator internal, port SPI, dan lima mode penghematan daya yang dapat dipilih lewat perangkat lunak. Flash program dapat diprogram ulang dalam sistem melalui antarmuka serial SPI, melalui programmer memori non-volatile konvensional, atau melalui program boot on-chip yang berjalan di inti AVR.
Perangkat ini didukung seperangkat alat pengembangan program dan sistem, termasuk kompiler C, makro assembler, simulator program, dan evaluation kit, sehingga cocok dipakai untuk berbagai aplikasi kontrol tertanam.
Fitur utama
- Mikrokontroler AVR 8-bit berdaya rendah berkinerja tinggi
- Arsitektur RISC lanjutan dengan 130 instruksi dan 32 register kerja serba guna
- Memori Flash 8KB yang dapat diprogram ulang dalam sistem, EEPROM 512 byte, SRAM 1KB
- Dua Timer/Counter 8-bit dan satu Timer/Counter 16-bit dengan mode pembanding dan penangkapan
- ADC 10-bit dengan 6 kanal pada paket PDIP dan 8 kanal pada paket TQFP/VQFN
- Antarmuka serial dua kawat, USART serial, dan SPI
- Lima mode tidur: Idle, ADC Noise Reduction, Power-save, Power-down, dan Standby
- Tegangan operasi 2.7 - 5.5V dan kecepatan hingga 16MHz
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan operasi | 2.7 - 5.5 V | hlm. 2 |
| Kecepatan clock maksimum | 16 MHz | hlm. 1 |
| Throughput | 16 MIPS | pada 16MHzhlm. 1 |
| Flash program memory | 8 KB | hlm. 1 |
| EEPROM | 512 byte | hlm. 1 |
| SRAM internal | 1 KB | hlm. 1 |
| Siklus tulis/hapus Flash | 10,000 siklus | hlm. 1 |
| Siklus tulis/hapus EEPROM | 100,000 siklus | hlm. 1 |
| Retensi data | 20 tahun pada 85°C, 100 tahun pada 25°C | hlm. 1 |
| Jumlah jalur I/O | 23 jalur | hlm. 2 |
| Konsumsi arus mode aktif | 3.6 mA | pada 4MHz, 3V, 25°Chlm. 2 |
| Konsumsi arus mode Power-down | 0.5 µA | pada 4MHz, 3V, 25°Chlm. 2 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout ATMEGA8A-PU
PDIP 28 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | (RESET) PC6 | Pin reset dan juga PC6 (I/O)hlm. 9 |
| 2 | (RXD) PD0 | Pin penerima USART dan juga PD0 (I/O)hlm. 9 |
| 3 | (TXD) PD1 | Pin pengirim USART dan juga PD1 (I/O)hlm. 9 |
| 4 | (INT0) PD2 | Interrupt eksternal 0 dan juga PD2 (I/O)hlm. 9 |
| 5 | (INT1) PD3 | Interrupt eksternal 1 dan juga PD3 (I/O)hlm. 9 |
| 6 | (XCK/T0) PD4 | Clock USART eksternal / Timer0 eksternal dan juga PD4 (I/O)hlm. 9 |
| 7 | VCC | Tegangan suplai digitalhlm. 9 |
| 8 | GND | Groundhlm. 9 |
| 9 | (XTAL1/TOSC1) PB6 | Input osilator / input timer asinkron dan juga PB6 (I/O)hlm. 9 |
| 10 | (XTAL2/TOSC2) PB7 | Output osilator / output timer asinkron dan juga PB7 (I/O)hlm. 9 |
| 11 | (T1) PD5 | Timer1 eksternal dan juga PD5 (I/O)hlm. 9 |
| 12 | (AIN0) PD6 | Input positif komparator analog dan juga PD6 (I/O)hlm. 9 |
| 13 | (AIN1) PD7 | Input negatif komparator analog dan juga PD7 (I/O)hlm. 9 |
| 14 | (ICP1) PB0 | Input capture Timer1 dan juga PB0 (I/O)hlm. 9 |
| 15 | (OC1A) PB1 | Output compare Timer1 A dan juga PB1 (I/O)hlm. 9 |
| 16 | (SS/OC1B) PB2 | Slave select SPI / output compare Timer1 B dan juga PB2 (I/O)hlm. 9 |
| 17 | (MOSI/OC2) PB3 | Master out slave in SPI / output compare Timer2 dan juga PB3 (I/O)hlm. 9 |
| 18 | (MISO) PB4 | Master in slave out SPI dan juga PB4 (I/O)hlm. 9 |
| 19 | PB5 (SCK) | Clock SPI dan juga PB5 (I/O)hlm. 9 |
| 20 | AVCC | Tegangan suplai analoghlm. 9 |
| 21 | AREF | Referensi analog untuk ADChlm. 9 |
| 22 | GND | Groundhlm. 9 |
| 23 | PC0 (ADC0) | ADC channel 0 dan juga PC0 (I/O)hlm. 9 |
| 24 | PC1 (ADC1) | ADC channel 1 dan juga PC1 (I/O)hlm. 9 |
| 25 | PC2 (ADC2) | ADC channel 2 dan juga PC2 (I/O)hlm. 9 |
| 26 | PC3 (ADC3) | ADC channel 3 dan juga PC3 (I/O)hlm. 9 |
| 27 | PC4 (ADC4/SDA) | ADC channel 4 / data dua kawat dan juga PC4 (I/O)hlm. 9 |
| 28 | PC5 (ADC5/SCL) | ADC channel 5 / clock dua kawat dan juga PC5 (I/O)hlm. 9 |
Catatan desain PCB
- Gunakan mode Power-down untuk menghemat daya secara signifikan; mode ini mempertahankan isi register tetapi membekukan osilator, menonaktifkan semua fungsi chip hingga interrupt atau reset perangkat keras berikutnya.hlm. 11
- Jika membutuhkan basis waktu saat perangkat tidur, gunakan mode Power-save karena timer asinkron tetap berjalan sementara bagian lain dari perangkat tidur.hlm. 11
- Untuk paket VQFN, pastikan pad tengah disolder atau dilem ke PCB untuk stabilitas mekanis; jika dibiarkan tidak terhubung, paket dapat lepas dari PCB.hlm. 9
Kemasan
Contoh pemakaian
- Aplikasi kontrol tertanam yang membutuhkan konsumsi daya rendah
- Sistem yang memerlukan antarmuka serial seperti USART, SPI, dan I2C
- Akuisisi data analog dengan ADC 10-bit
- Kontrol motor dan aktuator dengan Timer/Counter dan PWM
- Antarmuka pengguna kapasitif dengan dukungan QTouch
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Microchip Technology (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 20 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.