RF Microcontrollers - MCU · Texas Instruments

CC2640R2FRSMR

Ringkasan datasheet CC2640R2FRSMR dalam bahasa Indonesia: fitur, spesifikasi utama, pinout, dan catatan desain yang perlu diperhatikan saat membuat PCB.

Ringkasan

CC2640R2F-Q1 adalah wireless microcontroller (MCU) dari Texas Instruments yang telah memenuhi kualifikasi AEC-Q100 untuk aplikasi otomotif. Perangkat ini mengintegrasikan inti prosesor Arm Cortex-M3 yang berjalan hingga 48MHz sebagai prosesor aplikasi utama, serta inti RF Cortex-M0 untuk menangani lapisan fisik Bluetooth Low Energy. Dengan memori nonvolatile hingga 275KB (termasuk 128KB flash yang dapat diprogram dalam sistem) dan SRAM sistem hingga 28KB, perangkat ini menyediakan sumber daya memori yang memadai untuk aplikasi BLE yang kompleks.

Arsitektur efisien menempatkan driver, pengendali BLE, dan bootloader di ROM sehingga membebaskan lebih banyak flash untuk aplikasi pengguna. 2 dan 5. Perangkat ini memiliki sensitivitas penerima yang sangat baik (–97dBm untuk BLE 1Mbps) dan daya keluaran yang dapat diprogram hingga +5dBm, memberikan link budget 102dB.

3µA (RTC berjalan dan retensi RAM/CPU) serta mode shutdown 150nA. Selain itu, terdapat sensor controller ultra-low power yang dapat berjalan secara otonom dari sistem utama, cocok untuk akuisisi data sensor secara periodik tanpa membangunkan inti utama. Aplikasi utama CC2640R2F-Q1 adalah di bidang otomotif, seperti sistem akses dan keamanan mobil (passive entry passive start/PEPS, phone as a key/PaaK, remote keyless entry/RKE), car sharing, piloted parking, dan konektivitas smartphone.

Di bidang industri, perangkat ini juga cocok untuk otomasi pabrik, pelacakan aset, antarmuka manusia-mesin (HMI), dan kontrol akses. Dengan konsumsi daya yang rendah, perangkat ini mendukung operasi jarak jauh menggunakan baterai koin kecil maupun node yang terhubung ke baterai mobil.

Fitur utama

  • Memenuhi kualifikasi AEC-Q100 Grade 2 dengan rentang suhu sekitar –40°C hingga +105°C
  • Inti Arm Cortex-M3 hingga 48MHz dengan skor EEMBC CoreMark 142
  • Memori nonvolatile 275KB (128KB flash yang dapat diprogram dalam sistem) dan SRAM sistem hingga 28KB
  • Transceiver RF 2.4GHz kompatibel dengan Bluetooth Low Energy 4.2 dan 5
  • Sensitivitas penerima –97dBm untuk BLE 1Mbps dan daya keluaran hingga +5dBm
  • Konsumsi daya rendah: mode standby 1.3µA, shutdown 150nA, dan MCU aktif 61µA/MHz
  • Sensor controller ultra-low power dengan arsitektur 16-bit dan SRAM 2KB
  • Periferal lengkap: 31 GPIO, 4 timer, ADC 12-bit 200ksps, UART, SPI, I2C, I2S, dan AES-128

Spesifikasi utama

ParameterNilaiKondisi
Tegangan suplai operasi1.8 - 3.8 VUntuk operasi pada sistem bertenaga baterai dan 3.3Vhlm. 10
Suhu sekitar operasi-40 - 105 °CRentang suhu sekitar operasihlm. 10
Konsumsi arus mode aktif RX6.1 mAMode aktif penerimaanhlm. 1
Konsumsi arus mode aktif TX pada 0dBm7.0 mADaya keluaran 0dBmhlm. 1
Konsumsi arus mode aktif TX pada +5dBm9.3 mADaya keluaran +5dBmhlm. 1
Konsumsi arus mode aktif MCU61 µA/MHzPer MHzhlm. 1
Konsumsi arus mode standby1.3 µARTC berjalan dan retensi RAM/CPUhlm. 1
Konsumsi arus mode shutdown150 nABangun dari event eksternalhlm. 1
Sensitivitas penerima-97 dBmBluetooth Low Energy 1Mbpshlm. 1
Daya keluaran maksimum+5 dBmPengaturan tertinggi, mode diferensialhlm. 13
Daya keluaran minimum-21 dBmPengaturan terendahhlm. 13
Frekuensi kristal 24MHz24 MHzXOSC_HFhlm. 13

Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.

Pinout CC2640R2FRSMR

RGZ 48 pin
PinNamaFungsi
1RF_PSinyal input RF positif ke LNA saat RX, sinyal output RF positif dari PA saat TXhlm. 8
2RF_NSinyal input RF negatif ke LNA saat RX, sinyal output RF negatif dari PA saat TXhlm. 8
3X32K_Q1Pin osilator kristal 32kHzhlm. 9
4X32K_Q2Pin osilator kristal 32kHzhlm. 9
5DIO_0GPIO, Sensor Controllerhlm. 8
6DIO_1GPIO, Sensor Controllerhlm. 8
7DIO_2GPIO, Sensor Controllerhlm. 8
8DIO_3GPIO, Sensor Controllerhlm. 8
9DIO_4GPIO, Sensor Controllerhlm. 8
10DIO_5GPIO, Sensor Controller, high-drive capabilityhlm. 8
11DIO_6GPIO, Sensor Controller, high-drive capabilityhlm. 8
12DIO_7GPIO, Sensor Controller, high-drive capabilityhlm. 8
13VDDS2Suplai DIO 1.8V hingga 3.8Vhlm. 9
14DIO_8GPIOhlm. 8
15DIO_9GPIOhlm. 8
16DIO_10GPIOhlm. 8
17DIO_11GPIOhlm. 8
18DIO_12GPIOhlm. 8
19DIO_13GPIOhlm. 8
20DIO_14GPIOhlm. 8
21DIO_15GPIOhlm. 8
22VDDS3Suplai DIO 1.8V hingga 3.8Vhlm. 9
23DCOUPLKapasitor decoupling suplai digital teregulasi 1.27Vhlm. 8
24JTAG_TMSCJTAG TMSC, high-drive capabilityhlm. 8
25JTAG_TCKCJTAG TCKChlm. 8
26DIO_16GPIO, JTAG_TDO, high-drive capabilityhlm. 8
27DIO_17GPIO, JTAG_TDI, high-drive capabilityhlm. 8
28DIO_18GPIOhlm. 8
29DIO_19GPIOhlm. 8
30DIO_20GPIOhlm. 8
31DIO_21GPIOhlm. 8
32DIO_22GPIOhlm. 8
33DCDC_SWOutput dari DC/DC internalhlm. 8
34VDDS_DCDCSuplai DC/DC 1.8V hingga 3.8Vhlm. 9
35RESET_NReset, active-low. Tidak ada pullup internal.hlm. 8
36DIO_23GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
37DIO_24GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
38DIO_25GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
39DIO_26GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
40DIO_27GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
41DIO_28GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
42DIO_29GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
43DIO_30GPIO, Sensor Controller, Analoghlm. 8
44VDDSSuplai utama chip 1.8V hingga 3.8Vhlm. 9
45VDDRHubungkan ke output DC/DC internalhlm. 8
46X24M_NPin osilator kristal 24MHzhlm. 9
47X24M_PPin osilator kristal 24MHzhlm. 9
48VDDR_RFHubungkan ke output DC/DC internalhlm. 8

Catatan desain PCB

  • Saat menggunakan konverter DC/DC internal, pastikan pin VDDR dan VDDR_RF terhubung ke output DC/DC. Jika DC/DC tidak digunakan, hubungkan VDDR_RF ke VDDR untuk suplai dari LDO utama.hlm. 9
  • Jangan memberikan suplai eksternal dari pin DCOUPL karena pin ini hanya untuk kapasitor decoupling suplai digital teregulasi 1.27V.hlm. 9
  • Pin RESET_N tidak memiliki pull-up internal, sehingga perlu resistor pull-up eksternal jika diperlukan.hlm. 8
  • Untuk aplikasi yang membutuhkan drive lebih besar, manfaatkan pin DIO_5, DIO_6, DIO_7, JTAG_TMSC, DIO_16, dan DIO_17 yang memiliki kemampuan high-drive.hlm. 7
  • Gunakan kristal 24MHz dengan spesifikasi yang memenuhi persyaratan ESR dan kapasitansi beban yang tercantum untuk memastikan osilator bekerja stabil.hlm. 13

Contoh pemakaian

  • Sistem akses dan keamanan mobil: passive entry passive start (PEPS), phone as a key (PaaK), remote keyless entry (RKE)
  • Car sharing dan piloted parking
  • Otomasi pabrik
  • Pelacakan dan manajemen aset
  • Antarmuka manusia-mesin (HMI)
  • Kontrol akses

Sumber data

Disusun dari datasheet resmi Texas Instruments (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.

Dari datasheet ke board jadi

Rangkaianmu pakai CC2640R2FRSMR? Biar Sirkuitku yang bikinkan PCB-nya.

Kirim skematik, daftar komponen, atau sekadar ide rangkaiannya. Kami kerjakan desain, cetak, dan assembly di workshop yang sama, dan kesalahan footprint dari pihak kami diperbaiki gratis.