Lainnya · Espressif Systems

ESP32-S2-WROOM-N4

Ringkasan datasheet ESP32-S2-WROOM-N4 dalam bahasa Indonesia: fitur, spesifikasi utama, pinout, dan catatan desain yang perlu diperhatikan saat membuat PCB.

Ringkasan

ESP32-S2-WROOM dan ESP32-S2-WROOM-I adalah modul Wi-Fi MCU generik yang dibangun di sekitar SoC seri ESP32-S2. Modul ini mengintegrasikan CPU Xtensa single-core 32-bit LX7 yang berjalan hingga 240 MHz, dilengkapi dengan 128 KB ROM, 320 KB SRAM, dan 16 KB SRAM di RTC. Modul juga menyertakan osilator kristal 40 MHz dan flash SPI 4 MB, sehingga siap digunakan untuk aplikasi IoT.

Varian ESP32-S2-WROOM memiliki antena PCB on-board, sedangkan ESP32-S2-WROOM-I dilengkapi konektor untuk antena eksternal. 11 b/g/n dengan laju data hingga 150 Mbps dan berbagai fitur penghematan daya. Modul ini cocok untuk aplikasi seperti sensor hub IoT, smart home, perangkat wearable, kamera streaming video, dan lain-lain.

Dengan banyak GPIO dan antarmuka seperti SPI, UART, I2C, I2S, USB OTG, ADC, DAC, dan sensor sentuh, modul ini menawarkan fleksibilitas untuk berbagai desain. 6 V dan suhu kerja -40 hingga 85 °C. Modul ini telah melalui sertifikasi RF dan RoHS/REACH.

Fitur utama

  • CPU Xtensa single-core 32-bit LX7 hingga 240 MHz
  • Memori: 128 KB ROM, 320 KB SRAM, 16 KB SRAM di RTC
  • Wi-Fi 802.11 b/g/n, laju data hingga 150 Mbps
  • Flash SPI 4 MB terintegrasi
  • Antena PCB on-board (ESP32-S2-WROOM) atau konektor antena eksternal (ESP32-S2-WROOM-I)
  • 37 GPIO, berbagai peripheral: SPI, LCD, UART, I2C, I2S, Camera, IR, pulse counter, LED PWM, TWAI, USB OTG, ADC, DAC, touch sensor, temperature sensor
  • Tegangan operasi 3.0 ~ 3.6 V, suhu lingkungan -40 ~ 85 °C
  • Sertifikasi RF dan RoHS/REACH

Spesifikasi utama

ParameterNilaiKondisi
Tegangan suplai operasi3.0 - 3.6 VRekomendasi operasihlm. 2
Suhu lingkungan operasi-40 - 85 °CRekomendasi operasihlm. 2
Tegangan suplai absolut maksimum-0.3 - 3.6 VAbsolute maximum ratingshlm. 14
Suhu penyimpanan-40 - 85 °CAbsolute maximum ratingshlm. 14
Arus suplai eksternal0.5 AMinimum yang harus disediakanhlm. 14
Frekuensi CPU maksimum240 MHzCPU Xtensa LX7hlm. 2
Laju data Wi-Fi 802.11n150 MbpsMaksimumhlm. 2
Frekuensi operasi Wi-Fi2412 - 2484 MHzRentang frekuensi tengahhlm. 2
Daya keluaran TX 802.11b19.5 dBm1 Mbps, DSSShlm. 17
Sensitivitas RX 802.11b-96.0 dBm1 Mbps, DSSShlm. 17
Arus konsumsi TX 802.11b340 mA19.5 dBm, 1 Mbpshlm. 15
Arus konsumsi RX88 mA802.11b/g/n, 20 MHzhlm. 15

Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.

Pinout ESP32-S2-WROOM-N4

ESP32-S2-WROOM 42 pin
PinNamaFungsi
1GNDGroundhlm. 9
23V3Power supply 3.3 Vhlm. 9
3IO0GPIO0, juga strapping pin untuk boot modehlm. 9
4IO1GPIO1hlm. 9
5IO2GPIO2hlm. 9
6IO3GPIO3hlm. 9
7IO4GPIO4hlm. 9
8IO5GPIO5hlm. 9
9IO6GPIO6hlm. 9
10IO7GPIO7hlm. 9
11IO8GPIO8hlm. 9
12IO9GPIO9hlm. 9
13IO10GPIO10hlm. 9
14IO11GPIO11hlm. 9
15IO12GPIO12hlm. 9
16IO13GPIO13hlm. 9
17IO14GPIO14hlm. 9
18IO15GPIO15hlm. 9
19IO16GPIO16hlm. 9
20IO17GPIO17hlm. 9
21IO18GPIO18hlm. 9
22IO19GPIO19hlm. 9
23IO20GPIO20hlm. 9
24IO21GPIO21hlm. 9
25IO26GPIO26hlm. 9
26GNDGroundhlm. 9
27IO33GPIO33hlm. 9
28IO34GPIO34hlm. 9
29IO35GPIO35hlm. 9
30IO36GPIO36hlm. 9
31IO37GPIO37hlm. 9
32IO38GPIO38hlm. 9
33IO39GPIO39hlm. 9
34IO40GPIO40hlm. 9
35IO41GPIO41hlm. 9
36IO42GPIO42hlm. 9
37TXD0UART TXhlm. 9
38RXD0UART RXhlm. 9
39IO45GPIO45hlm. 9
40IO46GPIO46, juga strapping pin untuk boot modehlm. 9
41ENEnable (reset) chiphlm. 9
42GNDGroundhlm. 9

Catatan desain PCB

  • Untuk memastikan suplai daya ke chip ESP32-S2 stabil saat power-up, disarankan menambahkan rangkaian RC delay pada pin EN. Nilai yang direkomendasikan biasanya R = 10 kΩ dan C = 1 µF.hlm. 22
  • Menyolder EPAD ke ground base board tidak wajib, tetapi dapat mengoptimalkan kinerja termal. Jika memilih menyolder, gunakan jumlah pasta solder yang tepat; terlalu banyak pasta dapat memperbesar celah antara modul dan base board sehingga adhesi pin lain bisa buruk.hlm. 22
  • Saat menggunakan mode Deep-sleep dengan ULP co-processor aktif, peripheral seperti GPIO dan I2C masih dapat beroperasi.hlm. 16
  • Untuk modul dengan konektor antena eksternal, impedansi keluaran adalah 50 Ω.hlm. 16
  • Hindari kombinasi strapping pin GPIO0=1 dan GPIO46=0 karena dapat memicu perilaku tak terduga.hlm. 12

Kemasan

ESP32-S2-WROOM (ANT)ESP32-S2-WROOM-I (CONN)

Contoh pemakaian

  • Generic Low-power IoT Sensor Hub
  • Generic Low-power IoT Data Loggers
  • Cameras for Video Streaming
  • Over-the-top (OTT) Devices
  • USB Devices
  • Speech Recognition
  • Image Recognition
  • Mesh Network
  • Home Automation
  • Smart Home Control Panel
  • Smart Building
  • Industrial Automation
  • Smart Agriculture
  • Audio Applications
  • Health Care Applications
  • Wi-Fi-enabled Toys
  • Wearable Electronics
  • Retail & Catering Applications
  • Smart POS Machines

Sumber data

Disusun dari datasheet resmi Espressif Systems (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.

Dari datasheet ke board jadi

Rangkaianmu pakai ESP32-S2-WROOM-N4? Biar Sirkuitku yang bikinkan PCB-nya.

Kirim skematik, daftar komponen, atau sekadar ide rangkaiannya. Kami kerjakan desain, cetak, dan assembly di workshop yang sama, dan kesalahan footprint dari pihak kami diperbaiki gratis.