Ringkasan
Kinetis KL26 Sub-Family adalah mikrokontroler 32-bit berbasis inti ARM Cortex-M0+ yang berjalan hingga 48 MHz. Dirancang untuk aplikasi hemat daya, MCU ini menawarkan konsumsi daya rendah dengan mode operasi yang efisien serta berbagai pilihan memori flash dan SRAM. MCU ini kompatibel dengan keluarga Kinetis L lainnya dan Kinetis K2x, sehingga memudahkan migrasi dan penggunaan kembali kode.
0 On-The-Go, KL26 cocok untuk aplikasi yang membutuhkan konektivitas USB. Selain itu, tersedia antarmuka komunikasi seperti SPI, I2C, UART, dan I2S, serta modul analog seperti ADC 16-bit dan DAC 12-bit. MCU ini juga dilengkapi fitur keamanan dan integritas, termasuk nomor identifikasi unik 80-bit per chip.
Dengan rentang tegangan operasi 1,71 hingga 3,6 V dan suhu lingkungan -40 hingga 105°C, KL26 dapat digunakan di berbagai kondisi. Tersedia dalam paket QFN 32-pin, QFN 48-pin, dan LQFP 64-pin, dengan jumlah I/O yang berbeda sesuai paket. Secara keseluruhan, KL26 adalah solusi 32-bit yang efisien untuk aplikasi tertanam yang membutuhkan daya rendah, konektivitas, dan pemrosesan sinyal analog.
Fitur utama
- Inti ARM Cortex-M0+ berjalan hingga 48 MHz
- Konsumsi daya rendah: mode run hingga 40 μA/MHz, static power hingga 2 μA dengan retensi penuh dan wakeup 4,5 μs
- Memori flash hingga 128 KB dan SRAM hingga 16 KB
- USB full-/low-speed On-The-Go dengan transceiver on-chip dan regulator 5 V ke 3,3 V
- Antarmuka komunikasi: dua SPI 16-bit, I2S (SAI), satu UART low power, dua UART, dua I2C
- Modul analog: ADC SAR 16-bit, DAC 12-bit, komparator analog dengan DAC 6-bit
- Sembilan mode low-power untuk optimasi daya
- Nomor identifikasi unik 80-bit per chip
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai digital (VDD) | 1.71 - 3.6 V | hlm. 6 |
| Tegangan suplai analog (VDDA) | 1.71 - 3.6 V | hlm. 6 |
| Suhu operasi lingkungan | -40 - 105 °C | hlm. 1 |
| Frekuensi inti maksimum | 48 MHz | hlm. 1 |
| Arus suplai digital maksimum (rating) | 120 mA | hlm. 5 |
| Arus injeksi DC per pin | -3 mA | VIN < VSS-0.3Vhlm. 6 |
| Tegangan input high (VIH) | 0.7 × VDD V | 2.7 V ≤ VDD ≤ 3.6 Vhlm. 6 |
| Tegangan input low (VIL) | 0.35 × VDD V | 2.7 V ≤ VDD ≤ 3.6 Vhlm. 6 |
| Resistor pull-up internal | 20 - 50 kΩ | VDD = VDD min, Vinput = VSShlm. 8 |
| Arus output high total semua port | 100 mA | hlm. 7 |
| Arus output low total semua port | 100 mA | hlm. 8 |
| Tegangan regulator input USB (VREGIN) | -0.3 - 6.0 V | hlm. 5 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Catatan desain PCB
- Untuk menghemat daya, manfaatkan mode very low power run (VLPR) yang hanya mengonsumsi sekitar 185 µA pada 4 MHz.hlm. 10
- Gunakan mode VLLS0 dengan PORPO=1 untuk konsumsi arus paling rendah, yaitu 0.23 µA pada suhu 25°C.hlm. 11
- Aktifkan pull-up internal (20-50 kΩ) pada pin input untuk menghemat komponen eksternal, tetapi perhatikan konsumsi arus jika pin ditahan rendah.hlm. 8
- Saat menggunakan USB, pastikan tegangan VREGIN tidak melebihi 6.0 V dan regulator internal menyediakan 3.3 V dari 5 V.hlm. 5
- Untuk menghemat daya pada aplikasi yang membutuhkan RTC, gunakan kristal 32 kHz eksternal; adder arusnya sekitar 490 nA pada mode VLLS1.hlm. 12
Kemasan
Contoh pemakaian
- Aplikasi tertanam yang membutuhkan konsumsi daya rendah
- Perangkat dengan konektivitas USB
- Sistem dengan antarmuka sentuh (TSI)
- Akuisisi data analog menggunakan ADC 16-bit
- Komunikasi serial melalui SPI, I2C, UART, atau I2S
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi NXP Semiconductors (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 20 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.