Ringkasan
ATmega1284P adalah mikrokontroler 8-bit AVR berarsitektur RISC yang dibuat dengan teknologi CMOS daya rendah. Komponen ini menjalankan instruksi dalam satu siklus clock sehingga mencapai throughput mendekati satu MIPS per MHz, memungkinkan perancang sistem mengoptimalkan konsumsi daya versus kecepatan prosesor. Keluarga ini mencakup varian dari 16 KB hingga 128 KB Flash, dengan SRAM 1 KB hingga 16 KB dan EEPROM 512 byte hingga 4 KB, serta tersedia dalam paket 40/49 pin.
Mikrokontroler ini dilengkapi memori Flash yang dapat diprogram ulang dalam sistem, EEPROM, dan SRAM internal. Fitur peripheral mencakup timer/counter 8-bit dan 16-bit, PWM, ADC 10-bit 8 kanal, antarmuka serial dua kawat, dua USART, SPI, watchdog timer, dan analog comparator. Sistem clock dapat bersumber dari osilator kristal internal maupun eksternal, dengan pilihan mode tidur untuk menghemat daya.
ATmega1284P umumnya digunakan dalam aplikasi embedded yang membutuhkan pengolahan sinyal digital, kontrol periferal, dan antarmuka komunikasi. Dukungan QTouch memungkinkan implementasi tombol kapasitif, slider, dan wheel tanpa komponen tambahan. 5 V dan suhu kerja yang lebar, komponen ini cocok untuk perangkat portabel, sistem industri, dan peralatan konsumen.
Fitur utama
- Arsitektur RISC lanjutan dengan 131 instruksi, sebagian besar dieksekusi dalam satu siklus clock
- Throughput hingga 20 MIPS pada frekuensi 20 MHz
- Memori Flash dalam sistem yang dapat diprogram ulang sendiri, EEPROM, dan SRAM internal
- Dua Timer/Counter 8-bit dan satu/dua Timer/Counter 16-bit dengan PWM
- ADC 10-bit 8 kanal dengan mode diferensial dan penguatan yang dapat dipilih
- Dua USART, SPI, dan Two-wire Serial Interface
- Dukungan QTouch untuk tombol, slider, dan wheel kapasitif
- JTAG (IEEE std. 1149.1) untuk debugging on-chip dan pemrograman
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Kecepatan maksimum | 20 MHz | pada 4.5 - 5.5Vhlm. 2 |
| Throughput | 20 MIPS | pada 20MHzhlm. 1 |
| Flash program memory | 16/32/64/128 KB | tergantung varianhlm. 1 |
| EEPROM | 512/1K/2K/4K Byte | tergantung varianhlm. 1 |
| SRAM internal | 1/2/4/16 KB | tergantung varianhlm. 1 |
| Siklus tulis/hapus | 10,000 Flash / 100,000 EEPROM siklus | hlm. 1 |
| Retensi data | 20 tahun pada 85°C / 100 tahun pada 25°C | hlm. 1 |
| Konsumsi arus aktif | 0.4 mA | pada 1MHz, 1.8V, 25°Chlm. 2 |
| Konsumsi arus power-down | 0.1 µA | pada 1MHz, 1.8V, 25°Chlm. 2 |
| Konsumsi arus power-save | 0.6 µA | pada 1MHz, 1.8V, 25°C, termasuk 32kHz RTChlm. 2 |
| Jumlah I/O line | 32 line | hlm. 2 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout ATMEGA1284P-PU
PDIP/TQFP/VQFN/QFN/MLF 40 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | PB0 | Port B, bit 0; juga dapat berfungsi sebagai T0, XCK0, dll.hlm. 11 |
| 2 | PB1 | Port B, bit 1; juga dapat berfungsi sebagai T1, CLKO, dll.hlm. 11 |
| 3 | PB2 | Port B, bit 2; juga dapat berfungsi sebagai INT2, AIN0, dll.hlm. 11 |
| 4 | PB3 | Port B, bit 3; juga dapat berfungsi sebagai OC0A, PCINT3, dll.hlm. 11 |
| 5 | PB4 | Port B, bit 4; juga dapat berfungsi sebagai OC0B, SS, dll.hlm. 11 |
| 6 | PB5 | Port B, bit 5; juga dapat berfungsi sebagai MOSI, dll.hlm. 11 |
| 7 | PB6 | Port B, bit 6; juga dapat berfungsi sebagai MISO, dll.hlm. 11 |
| 8 | PB7 | Port B, bit 7; juga dapat berfungsi sebagai SCK, dll.hlm. 11 |
| 9 | RESET | Pin reset; aktif rendah.hlm. 11 |
| 10 | VCC | Tegangan suplai.hlm. 11 |
| 11 | GND | Ground.hlm. 11 |
| 12 | XTAL2 | Keluaran osilator kristal.hlm. 11 |
| 13 | XTAL1 | Masukan osilator kristal.hlm. 11 |
| 14 | PD0 | Port D, bit 0; juga dapat berfungsi sebagai RXD0, dll.hlm. 11 |
| 15 | PD1 | Port D, bit 1; juga dapat berfungsi sebagai TXD0, dll.hlm. 11 |
| 16 | PD2 | Port D, bit 2; juga dapat berfungsi sebagai INT0, dll.hlm. 11 |
| 17 | PD3 | Port D, bit 3; juga dapat berfungsi sebagai INT1, dll.hlm. 11 |
| 18 | PD4 | Port D, bit 4; juga dapat berfungsi sebagai OC1B, dll.hlm. 11 |
| 19 | PD5 | Port D, bit 5; juga dapat berfungsi sebagai OC1A, dll.hlm. 11 |
| 20 | PD6 | Port D, bit 6; juga dapat berfungsi sebagai ICP1, dll.hlm. 11 |
| 21 | PD7 | Port D, bit 7; juga dapat berfungsi sebagai OC2B, dll.hlm. 11 |
| 22 | PC0 | Port C, bit 0; juga dapat berfungsi sebagai SCL, dll.hlm. 11 |
| 23 | PC1 | Port C, bit 1; juga dapat berfungsi sebagai SDA, dll.hlm. 11 |
| 24 | PC2 | Port C, bit 2; juga dapat berfungsi sebagai TCK, dll.hlm. 11 |
| 25 | PC3 | Port C, bit 3; juga dapat berfungsi sebagai TMS, dll.hlm. 11 |
| 26 | PC4 | Port C, bit 4; juga dapat berfungsi sebagai TDO, dll.hlm. 11 |
| 27 | PC5 | Port C, bit 5; juga dapat berfungsi sebagai TDI, dll.hlm. 11 |
| 28 | PC6 | Port C, bit 6; juga dapat berfungsi sebagai TOSC1, dll.hlm. 11 |
| 29 | PC7 | Port C, bit 7; juga dapat berfungsi sebagai TOSC2, dll.hlm. 11 |
| 30 | AVCC | Tegangan suplai untuk ADC.hlm. 11 |
| 31 | GND | Ground.hlm. 11 |
| 32 | AREF | Referensi analog untuk ADC.hlm. 11 |
| 33 | PA0 | Port A, bit 0; juga dapat berfungsi sebagai ADC0, dll.hlm. 11 |
| 34 | PA1 | Port A, bit 1; juga dapat berfungsi sebagai ADC1, dll.hlm. 11 |
| 35 | PA2 | Port A, bit 2; juga dapat berfungsi sebagai ADC2, dll.hlm. 11 |
| 36 | PA3 | Port A, bit 3; juga dapat berfungsi sebagai ADC3, dll.hlm. 11 |
| 37 | PA4 | Port A, bit 4; juga dapat berfungsi sebagai ADC4, dll.hlm. 11 |
| 38 | PA5 | Port A, bit 5; juga dapat berfungsi sebagai ADC5, dll.hlm. 11 |
| 39 | PA6 | Port A, bit 6; juga dapat berfungsi sebagai ADC6, dll.hlm. 11 |
| 40 | PA7 | Port A, bit 7; juga dapat berfungsi sebagai ADC7, dll.hlm. 11 |
Catatan desain PCB
- Pilih varian dengan kapasitas Flash, SRAM, dan EEPROM sesuai kebutuhan aplikasi karena keluarga ini menawarkan beberapa pilihan ukuran memori.hlm. 1
- Perhatikan batas kecepatan clock pada tegangan suplai yang digunakan; frekuensi 20 MHz hanya tercapai pada tegangan 4.5–5.5 V.hlm. 2
- Manfaatkan mode power-down untuk menghemat daya hingga 0.1 µA pada kondisi 1 MHz, 1.8 V, 25°C.hlm. 2
- Aktifkan watchdog timer dengan osilator internal terpisah untuk meningkatkan keandalan sistem.hlm. 2
Kemasan
Contoh pemakaian
- Sistem kontrol embedded yang membutuhkan pengolahan sinyal digital dan antarmuka periferal
- Perangkat dengan antarmuka pengguna kapasitif seperti tombol, slider, dan wheel
- Akuisisi data analog menggunakan ADC 10-bit dengan mode diferensial
- Komunikasi serial melalui dua USART, SPI, atau Two-wire Serial Interface
- Sistem daya rendah yang menggunakan mode tidur untuk menghemat energi
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Microchip Technology (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.