Mikrokontroler 8-bit · Microchip Technology

ATTINY13A-SSU

Ringkasan datasheet ATTINY13A-SSU dalam bahasa Indonesia: fitur, spesifikasi utama, pinout, dan catatan desain yang perlu diperhatikan saat membuat PCB.

ATTINY13A-SSU memakai datasheet yang sama dengan ATTINY13A-PU, jadi isinya sama. Bedanya biasanya ada di kemasan, rentang suhu, atau cara pengemasan dari pabrik. Pastikan kode lengkapnya cocok dengan footprint di PCB-mu.

Ringkasan

ATtiny13A adalah mikrokontroler AVR 8-bit CMOS berdaya rendah dari Microchip Technology yang dibangun di atas arsitektur RISC AVR yang ditingkatkan. Dengan mengeksekusi instruksi dalam satu siklus clock, perangkat ini mencapai throughput mendekati 1 MIPS per MHz sehingga perancang sistem dapat mengoptimalkan konsumsi daya terhadap kecepatan pemrosesan. Inti AVR menggabungkan set instruksi yang kaya dengan 32 register kerja serba guna yang terhubung langsung ke ALU, memungkinkan dua register independen diakses dalam satu instruksi.

Perangkat ini menyediakan memori Flash 1K byte yang dapat diprogram dalam sistem, EEPROM 64 byte, dan SRAM 64 byte, serta dilengkapi penguncian pemrograman untuk keamanan data Flash dan EEPROM. Fitur periferal mencakup Timer/Counter 8-bit dengan prescaler dan dua kanal PWM, ADC 10-bit 4 kanal dengan referensi tegangan internal, Watchdog Timer yang dapat diprogram dengan osilator on-chip terpisah, dan komparator analog on-chip. Fitur khusus mikrokontroler meliputi debugWIRE on-chip debug system, pemrograman dalam sistem melalui port SPI, sumber interupsi eksternal dan internal, serta mode Idle, ADC Noise Reduction, dan Power-down untuk penghematan daya.

Perangkat juga memiliki rangkaian Power-on Reset yang ditingkatkan dan rangkaian Brown-out Detection yang dapat diprogram dengan fungsi penonaktifan melalui software. Dengan rentang tegangan operasi 1,8–5,5V dan rentang suhu industri, ATtiny13A cocok untuk aplikasi tertanam berdaya rendah yang membutuhkan ukuran kecil dan konsumsi daya minimal.

Fitur utama

  • Mikrokontroler AVR 8-bit berdaya rendah berperforma tinggi
  • Arsitektur RISC lanjutan dengan 120 instruksi, sebagian besar dieksekusi dalam satu siklus clock
  • Memori Flash 1K byte yang dapat diprogram dalam sistem, EEPROM 64 byte, dan SRAM 64 byte
  • Timer/Counter 8-bit dengan prescaler dan dua kanal PWM
  • ADC 10-bit 4 kanal dengan referensi tegangan internal
  • Watchdog Timer yang dapat diprogram dengan osilator on-chip terpisah
  • Komparator analog on-chip
  • debugWIRE on-chip debug system dan pemrograman dalam sistem melalui port SPI

Spesifikasi utama

ParameterNilaiKondisi
Tegangan operasi1,8 - 5,5 Vhlm. 2
Kecepatan maksimum20 MHzpada 4,5 - 5,5Vhlm. 2
Throughput20 MIPSpada 20 MHzhlm. 1
Flash program memory1K byteIn-System Self-programmablehlm. 1
EEPROM64 bytehlm. 1
SRAM64 byteInternalhlm. 1
Siklus tulis/hapus Flash10.000 siklushlm. 1
Siklus tulis/hapus EEPROM100.000 siklushlm. 1
Konsumsi arus mode aktif190 µApada 1,8V dan 1 MHzhlm. 2
Konsumsi arus mode idle24 µApada 1,8V dan 1 MHzhlm. 2
Resolusi ADC10 bit4 kanalhlm. 1

Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.

Pinout ATTINY13A-SSU

8-PDIP/SOIJ/SOIC 8 pin
PinNamaFungsi
1PB5Port B bit 5, juga berfungsi sebagai PCINT5, RESET, ADC0, dan debugWIREhlm. 9
2PB3Port B bit 3, juga berfungsi sebagai PCINT3, input clock eksternal, dan ADC3hlm. 8
3PB4Port B bit 4, juga berfungsi sebagai PCINT4 dan ADC2hlm. 8
4GNDGroundhlm. 9
5PB0Port B bit 0, juga berfungsi sebagai MOSI, AIN0, OC0A, dan PCINT0hlm. 9
6PB1Port B bit 1, juga berfungsi sebagai MISO, AIN1, OC0B, INT0, dan PCINT1hlm. 8
7PB2Port B bit 2, juga berfungsi sebagai SCK, ADC1, T0, dan PCINT2hlm. 8
8VCCSupply voltagehlm. 9
10-VDFN 10 pin
PinNamaFungsi
1PB5Port B bit 5, juga berfungsi sebagai PCINT5, RESET, ADC0, dan debugWIREhlm. 9
2PB3Port B bit 3, juga berfungsi sebagai PCINT3, input clock eksternal, dan ADC3hlm. 8
3DNCDo Not Connecthlm. 8
4PB4Port B bit 4, juga berfungsi sebagai PCINT4 dan ADC2hlm. 8
5GNDGroundhlm. 9
6PB0Port B bit 0, juga berfungsi sebagai MOSI, AIN0, OC0A, dan PCINT0hlm. 9
7PB1Port B bit 1, juga berfungsi sebagai MISO, AIN1, OC0B, INT0, dan PCINT1hlm. 8
8DNCDo Not Connecthlm. 8
9PB2Port B bit 2, juga berfungsi sebagai SCK, ADC1, T0, dan PCINT2hlm. 8
10VCCSupply voltagehlm. 9
20-WQFN 20 pin
PinNamaFungsi
1PB5Port B bit 5, juga berfungsi sebagai PCINT5, RESET, ADC0, dan debugWIREhlm. 9
2PB3Port B bit 3, juga berfungsi sebagai PCINT3, input clock eksternal, dan ADC3hlm. 8
3DNCDo Not Connecthlm. 8
4DNCDo Not Connecthlm. 8
5PB4Port B bit 4, juga berfungsi sebagai PCINT4 dan ADC2hlm. 8
6DNCDo Not Connecthlm. 8
7DNCDo Not Connecthlm. 8
8GNDGroundhlm. 9
9DNCDo Not Connecthlm. 8
10DNCDo Not Connecthlm. 8
11VCCSupply voltagehlm. 9
12PB2Port B bit 2, juga berfungsi sebagai SCK, ADC1, T0, dan PCINT2hlm. 8
13DNCDo Not Connecthlm. 8
14PB1Port B bit 1, juga berfungsi sebagai MISO, AIN1, OC0B, INT0, dan PCINT1hlm. 8
15PB0Port B bit 0, juga berfungsi sebagai MOSI, AIN0, OC0A, dan PCINT0hlm. 9
16DNCDo Not Connecthlm. 8
17DNCDo Not Connecthlm. 8
18DNCDo Not Connecthlm. 8
19DNCDo Not Connecthlm. 8
20DNCDo Not Connecthlm. 8

Catatan desain PCB

  • Untuk menghemat daya, manfaatkan mode tidur seperti Idle, ADC Noise Reduction, dan Power-down sesuai kebutuhan aplikasi.hlm. 1
  • Saat menggunakan ADC, aktifkan mode ADC Noise Reduction untuk meminimalkan noise switching selama konversi.hlm. 11
  • Gunakan fitur Brown-out Detection yang dapat dinonaktifkan melalui software untuk menghemat daya saat tegangan suplai stabil.hlm. 1
  • Pastikan pin RESET tidak dinonaktifkan jika masih diperlukan untuk fungsi reset; pulsa rendah harus lebih lama dari panjang pulsa minimum yang ditentukan.hlm. 9
  • Untuk pemrograman dalam sistem, gunakan antarmuka SPI yang tersedia.hlm. 1

Kemasan

8-pin PDIP10-pad VDFN20-pad WQFN

Contoh pemakaian

  • Kontrol perangkat portabel berdaya rendah
  • Sistem sensor dengan ADC 10-bit
  • Otomasi sederhana dan kontrol berbasis timer/PWM
  • Antarmuka pengguna dengan tombol dan LED melalui I/O
  • Perangkat yang membutuhkan komunikasi SPI
  • Aplikasi dengan debug on-chip menggunakan debugWIRE

Varian ATtiny13A lainnya

Satu datasheet, beda kode pemesanan. Akhiran kode biasanya menandai kemasan atau cara pengemasan dari pabrik.

Sumber data

Disusun dari datasheet resmi Microchip Technology (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.

Dari datasheet ke board jadi

Rangkaianmu pakai ATTINY13A-SSU? Biar Sirkuitku yang bikinkan PCB-nya.

Kirim skematik, daftar komponen, atau sekadar ide rangkaiannya. Kami kerjakan desain, cetak, dan assembly di workshop yang sama, dan kesalahan footprint dari pihak kami diperbaiki gratis.