Ringkasan
BMI088 adalah inertial measurement unit (IMU) 6 derajat kebebasan (6DoF) yang menggabungkan giroskop triaksial 16-bit dan akselerometer triaksial 16-bit dalam satu perangkat. Sensor ini dirancang untuk aplikasi konsumen berperforma tinggi di lingkungan getaran keras seperti drone dan robotika, dengan kemampuan menekan getaran di atas beberapa ratus Hz yang dapat muncul akibat resonansi pada PCB atau struktur sistem. Rentang pengukuran akselerometer diperluas hingga ±24g untuk menghindari pemotongan sinyal saat terkena sinyal kuat.
Sirkuit evaluasi (ASIC) mengonversi keluaran struktur sensor MEMS yang dikembangkan, diproduksi, dan diuji di fasilitas Bosch. 95mm. 6V.
Setiap perangkat diuji dan dikalibrasi siap pakai untuk performa dan keandalan maksimum. Fleksibilitasnya, giroskop dan akselerometer dapat dioperasikan secara individual atau digabungkan untuk sinkronisasi data. Fitur on-chip mencakup FIFO untuk data akselerasi dan giroskop serta pengontrol interupsi.
BMI088 memiliki perilaku suhu yang sangat baik dengan koefisien suhu offset (TCO) dan koefisien suhu sensitivitas (TCS) yang rendah.
Fitur utama
- IMU 6DoF dengan giroskop triaksial 16-bit dan akselerometer triaksial 16-bit
- Rentang pengukuran akselerometer hingga ±24g
- Antarmuka digital SPI atau I2C
- Rentang tegangan VDDIO lebar 1.2V hingga 3.6V
- FIFO untuk data akselerometer dan giroskop
- Pengontrol interupsi
- Dikalibrasi siap pakai
- Koefisien suhu offset (TCO) dan sensitivitas (TCS) rendah
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai VDD (maksimum absolut) | -0.3 hingga 4 V | Pin VDDhlm. 12 |
| Tegangan suplai VDDIO (maksimum absolut) | -0.3 hingga 4 V | Pin VDDIOhlm. 12 |
| Tegangan pada pin logika | -0.3 hingga VDDIO+0.3 V | Pin non-supplyhlm. 12 |
| Suhu penyimpanan pasif | -50 hingga +150 °C | ≤ 65% RHhlm. 12 |
| Ketahanan guncangan mekanis (durasi ≤200µs) | 10,000 g | Durasi ≤200µshlm. 12 |
| Ketahanan guncangan mekanis (durasi ≤1.0ms) | 2,000 g | Durasi ≤1.0mshlm. 12 |
| Ketahanan jatuh bebas | 1.8 m | ke permukaan kerashlm. 12 |
| ESD HBM | 2 kV | di semua pinhlm. 12 |
| Rentang akselerometer | ±3, ±6, ±12, ±24 g | dapat dipilih via register ACC_RANGEhlm. 30 |
| Output Data Rate (ODR) akselerometer | 12.5 hingga 1600 Hz | dapat dikonfigurasihlm. 29 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout BMI088
LGA 7 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | VDD | Suplai daya utama untuk blok internalhlm. 14 |
| 2 | VDDIO | Suplai daya untuk antarmukahlm. 14 |
| 3 | GND | Groundhlm. 14 |
| 4 | CSB1 | Chip select untuk akselerometer (menentukan antarmuka saat POR)hlm. 14 |
| 6 | SDI | Serial Data Inputhlm. 14 |
| 7 | SCK | Serial Clockhlm. 14 |
| 13 | PS | Pemilih antarmuka (SPI/I2C) untuk giroskophlm. 14 |
Catatan desain PCB
- Saat VDDIO dimatikan, semua pin antarmuka (CSB, SDI, SCK, PS) harus dijaga mendekati potensial GNDIO.hlm. 14
- Setelah power-on reset (POR) atau soft-reset, sensor akselerometer membutuhkan waktu boot hingga 1ms (ts_up).hlm. 14
- Untuk mengaktifkan mode normal akselerometer, tulis nilai 0x04 ke register ACC_PWR_CTRL.hlm. 14
- Setelah reset, sensor berada dalam mode suspend, sehingga pengguna harus secara aktif masuk ke mode normal untuk mendapatkan nilai akselerasi.hlm. 14
Kemasan
Contoh pemakaian
- Drone
- Robotika
- Stabilisasi gambar dan video
- Aplikasi konsumen berperforma tinggi di lingkungan getaran keras
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Bosch Sensortec (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 22 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.