Ringkasan
TB6600HG adalah IC driver motor stepper bipolar tipe PWM chopper single-chip buatan Toshiba. Komponen ini dirancang untuk mengendalikan motor stepper bipolar dua fasa hanya dengan sinyal clock, sehingga menghasilkan putaran dengan getaran rendah dan efisiensi tinggi. Di dalamnya terdapat dua kanal output yang masing-masing memakai H-bridge, lengkap dengan sirkuit pemilih arus untuk tiap kanal.
Kontrol putaran maju dan mundur tersedia, dan mode eksitasi dapat dipilih melalui pin M1, M2, dan M3. Pilihan mode mencakup 1/1, 1/2, 1/4, 1/8, dan 1/16 step, ditambah mode standby yang mematikan hampir seluruh operasi internal kecuali fungsi proteksi. Level arus output diatur lewat pin Vref dan pin TQ, sementara pin RESET dan ENABLE memberi kendali tambahan atas kerja IC.
IC ini juga membawa beberapa sirkuit proteksi terintegrasi, yaitu thermal shutdown (TSD), under voltage lock out (UVLO), dan over-current detection (ISD), dengan pin ALERT dan MO sebagai monitor. Karena itu TB6600HG dipakai pada aplikasi yang membutuhkan pengaturan motor stepper presisi, misalnya peralatan otomasi, sistem positioning, dan perangkat yang menggerakkan motor stepper bipolar dengan kontrol micro-step.
Fitur utama
- Driver motor stepper bipolar sinusoidal micro-step single-chip
- Resistansi ON (upper + lower) = 0.4 Ω (typ.)
- Kontrol putaran maju dan mundur tersedia
- Mode eksitasi dapat dipilih: 1/1, 1/2, 1/4, 1/8, dan 1/16 step
- Tegangan tahan output: Vcc = 50 V
- Arus output: IOUT = 5.0 A (absolute maximum ratings, peak) dan IOUT = 4.5 A (operating range, maximal value)
- Pull-down resistance input built-in: 100 kΩ (typ.), hanya terminal TQ: 70 kΩ (typ.)
- Pin monitor output (ALERT dan MO) dengan arus maksimum 1 mA
- Dilengkapi pin reset dan enable
- Fungsi standby
- Suplai daya tunggal
- Sirkuit proteksi terintegrasi: TSD, UVLO, ISD
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai | Kondisi |
|---|---|---|
| Tegangan suplai daya | 8.0 - 42 V | Operating range, Ta = -30~85°Chlm. 26 |
| Arus output maksimum (peak) | 5.0 A | Absolute maximum ratings, per one phasehlm. 26 |
| Arus output maksimum (operating) | 4.5 A | Operating range, maximal valuehlm. 26 |
| Tegangan input | 0 - 5.5 V | Operating rangehlm. 26 |
| Tegangan Vref | 0.3 - 1.95 V | Operating rangehlm. 26 |
| Frekuensi clock logika | 200 kHz | Maksimum, operating rangehlm. 26 |
| Frekuensi chopping | 20 - 60 kHz | Operating rangehlm. 26 |
| Suhu operasi | -30 to 85 °C | Operating temperaturehlm. 26 |
| Suhu penyimpanan | -55 to 150 °C | Storage temperaturehlm. 26 |
| Resistansi ON output (upper + lower) | 0.4 Ω | IOUT = 4 A, typ.hlm. 27 |
| Disipasi daya | 3.2 W | Ta = 25°C, No heatsinkhlm. 26 |
| Tegangan input high | 2.0 - 5.5 V | M1, M2, M3, CW/CCW, CLK, RESET, ENABLE, Latch/Auto, TQhlm. 27 |
Nilai diambil dari datasheet; “hlm.” menunjuk halaman datasheet tempat angka itu tertulis.
Pinout TB6600HG
Semua kemasan 25 pin
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | ALERT | Pin monitor TSD / ISD, pull-up by external resistancehlm. 2 |
| 2 | SGND | Signal groundhlm. 2 |
| 3 | TQ | Input setting torsi (arus output)hlm. 2 |
| 4 | Latch/Auto | Pemilihan tipe return untuk TSD: L = Latch, H = Automatic returnhlm. 2 |
| 5 | Vref | Input tegangan untuk level arus 100%hlm. 2 |
| 6 | Vcc | Suplai dayahlm. 2 |
| 7 | M1 | Input setting mode eksitasihlm. 2 |
| 8 | M2 | Input setting mode eksitasihlm. 2 |
| 9 | M3 | Input setting mode eksitasihlm. 2 |
| 10 | OUT2B | Output kanal B 2hlm. 2 |
| 11 | NFB | Pin deteksi arus output kanal Bhlm. 2 |
| 12 | OUT1B | Output kanal B 1hlm. 2 |
| 13 | PGNDB | Power ground kanal Bhlm. 2 |
| 14 | OUT2A | Output kanal A 2hlm. 2 |
| 15 | NFA | Pin deteksi arus output kanal Ahlm. 2 |
| 16 | OUT1A | Output kanal A 1hlm. 2 |
| 17 | PGNDA | Power ground kanal Ahlm. 2 |
| 18 | ENABLE | Input sinyal enable: H = Enable, L = All outputs offhlm. 2 |
| 19 | RESET | Input sinyal reset: L = Initial modehlm. 2 |
| 20 | Vcc | Suplai dayahlm. 2 |
| 21 | CLK | Input pulsa clockhlm. 2 |
| 22 | CW/CCW | Kontrol maju/mundur: L = CW, H = CCWhlm. 2 |
| 23 | OSC | Pin koneksi resistor untuk setting osilasi internalhlm. 2 |
| 24 | Vreg | Pin koneksi kapasitor daya sisi kontrol, hubungkan kapasitor ke SGNDhlm. 2 |
| 25 | MO | Pin monitor sudut listrik, pull-up by external resistancehlm. 2 |
Catatan desain PCB
- Saat mengubah mode eksitasi melalui M1, M2, dan M3, pastikan tidak mengatur M1 = M2 = M3 = L atau M1 = M2 = M3 = H karena akan masuk ke mode standby.hlm. 5
- Setelah mode standby dilepas, input sinyal tidak diterima selama sekitar 200 μs.hlm. 5
- Kedua terminal Vcc harus diberi tegangan yang sama.hlm. 26
- Pastikan untuk menghindari penggunaan IC pada kondisi yang menyebabkan suhu melebihi Tj (avg.) = 107°C.hlm. 26
- Gunakan sekering suplai daya yang sesuai untuk memastikan arus besar tidak mengalir terus-menerus jika terjadi over current atau kegagalan IC.hlm. 33
- Jika desain Anda mencakup beban induktif seperti kumparan motor, sertakan sirkuit proteksi untuk mencegah malfungsi atau kerusakan akibat arus inrush saat power ON atau arus negatif dari back electromotive force saat power OFF.hlm. 33
Kemasan
Contoh pemakaian
- Pengendalian motor stepper bipolar pada sistem otomasi
- Printer 3D dan peralatan CNC
- Sistem positioning presisi
- Peralatan yang membutuhkan getaran rendah dan efisiensi tinggi
Sumber data
Disusun dari datasheet resmi Toshiba (buka PDF). Ringkasan ditulis dengan bantuan AI, lalu setiap angka dan nama pin dicocokkan otomatis ke teks datasheet; yang tidak ditemukan di datasheet dibuang. Terakhir diperiksa 20 Oktober 2026. Untuk desain akhir, tetap rujuk datasheet asli.